Setelah delapan tahun berkarya dan vakum
hampir dua tahun dari album Wijayakusuma,
Ardhito Pramono semakin menancapkan jejaknya di industri musik Indonesia dengan
meluncurkan album terbarunya, Roadtrip. Album ini hadir sebagai sebuah refleksi
dari perjalanan panjangnya di dunia musik, mencerminkan segala sisi, baik dan
buruk, bahagia maupun getir, dari perjalanan seorang musisi yang selalu mencoba
memberikan yang terbaik bagi pendengarnya. Menariknya, Roadtrip tidak hanya
menyuguhkan kisah-kisah yang penuh emosi, tetapi juga membawa pendengar lebih
dekat pada pengalaman pribadi Ardhito.
Dengan sebelas track di dalamnya,
Roadtrip lebih dari sekadar kumpulan musik, melainkan rangkaian cerita yang bisa
dibilang sangat personal. Di mana setiap lagu menyimpan potongan emosi yang
beragam: sedih, marah, kecewa, hingga gelisah. Dari durasinya yang sekitar 42
menit, Roadtrip seolah
jadi ruang untuk menyampaikan hal-hal yang lebih kompleks dari biasanya.
Ardhito menyebutkan bahwa album ini
adalah cerminan dari proses dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik,
meskipun butuh waktu cukup lama untuk benar-benar siap melepaskan karya ini ke
publik. Album ini sebenarnya sudah rampung diproduksi dalam waktu yang relatif
singkat, tetapi keputusan untuk merilisnya justru memakan waktu lebih lama. Dua
lagu di album ini sudah dirilis sejak 2023, yaitu “Waking Up Together With You”
dan “Dancing in September,” yang memberikan sekilas gambaran tentang nuansa
yang akan hadir di Roadtrip. Namun, trek yang dijadikan fokus di album ini
adalah “Little Time For Love,” track ini terasa seperti jantung dari Roadtrip, sebuah lagu yang menurut
Ardhito sangat mewakili sisi yang lebih kompleks dari karyanya.
Proses kreatif Ardhito juga tak
lepas dari kolaborasi bersama tim yang solid. Beberapa teman lama dan
rekan-rekan musisinya seperti Aldi Nada Perdana, Erikson Jayanto, Yooky
Tjahrial, Mirza Soemarno, Muthia Dewi, hingga Nikita Dompas ikut membantu
menyempurnakan album ini. Sosok Narpati Awangga (Oomleo) juga hadir di balik
produksi album, memberikan sentuhan khas yang semakin menguatkan karakteristik
musik Ardhito.
Roadtrip Juga Hadir dalam Bentuk Serial Video Musik
Episode pertama dari serial ini
dirilis pada 26 April 2024, dibuka dengan lagu “Waking Up Together with You” sebagai
pengiring. Dalam episode kedua, Ardhito membawa kita lebih jauh dalam kisah
Jule melalui lagu “Beautiful Journey,” yang dirilis bersamaan dengan peluncuran
album pada 17 Mei. Dan episode-episode selanjutnya seperti “Dreams’, “Ready”,
dan “Little Time for Love” juga sudah dirilis dan bisa disaksikan di kanal
YouTube Ardhito Pramono Official, MV ini menghadirkan cerita seru yang diwarnai
dengan aksi dan ketegangan.
Ardhito sendiri yang menulis skenario untuk serial ini, menjadikannya sebagai bentuk ekspresi kreatif yang lebih mendalam. Dengan arahan dari sutradara Bagoes Tresna Adji dan bantuan dari Aco Tenri pada episode kedua, Roadtrip menampilkan sisi lain Ardhito yang belum banyak terekspos sebelumnya, yakni sebagai seorang aktor dan penulis naskah.
Album Roadtrip berhasil
menggambarkan perjalanan Ardhito Pramono dalam meraih kematangan baik secara musikal
maupun emosional. Dengan lirik yang mengena ke hati, dan aransemen yang apik,
serta kolaborasi dengan sejumlah musisi berbakat, Ardhito memberikan sebuah
karya yang mengalir dari hati dan mungkin akan sangat relate bagi banyak
pendengar. Baik melalui lagu-lagunya maupun serial video musiknya, Ardhito
berhasil menyuguhkan sebuah pengalaman penuh warna yang bisa dinikmati dalam
berbagai format.
Dengan Roadtrip, Ardhito mengajak kita duduk dan merenung bersama. Ini adalah album buat mereka yang lagi cari arah, yang butuh momen buat refleksi diri.
Pada akhirnya, Roadtrip adalah karya yang sangat personal bagi Ardhito dan bisa jadi
suara hati banyak orang yang sedang dalam perjalanan mereka sendiri. Rasanya
ngga berlebihan kalau menyebut album ini sebagai diary musik Ardhito Pramono,
di mana setiap track adalah refleksi dari tiap episode hidup yang dia alami.
